Ø Arus
Listrik
Arus listrik adalah aliran partikel
bermuatan listrik posiif yang mengalir dari titik berpotensial tinggi ke titik
yang potensialnya lebih rendah. Dalam kawat penghantar electron bergerak dari potensial
rendah ke potensial tinggi. Sehingga arah arus listrik berlawanan dengan arah
electron.
Ø Hukum
Ohm
Hukum ohm berbunyi: ‘’Tegangan pada
komponen listrik sebanding dengan kuat arus listrik yang mengalir melalui
komponen tersebut asalkan suhunya dijaga tetap”
V =
I x R
I = V / R
R = V / I
Dimana :
V = Voltage (Beda Potensial atau Tegangan yang
satuan unitnya adalah Volt (V))
I = Current (Arus Listrik yang satuan unitnya adalah Ampere (A))
R = Resistance (Hambatan atau Resistansi yang satuan unitnya adalah Ohm (Ω))
I = Current (Arus Listrik yang satuan unitnya adalah Ampere (A))
R = Resistance (Hambatan atau Resistansi yang satuan unitnya adalah Ohm (Ω))
Ø Hukum I Kirchoff
Bunyinya
hukum I Kirchoff: “Jumlah arus yang masuk ke suatu titik cabang sama dengan
jumlah arus yang meninggalkan titik itu”
I=I1+I2+I3
Ø Hukum II Kirchoff
Hukum II
Kirchoff menyatakan bahwa jumlah aljabar dari beda potensial elemen-elemen yang
membentuk suatu rangkaian tertutup sama dengan nol.
Σε + ΣI. R = 0
Soal dan Jawaban!!!
1. Suatu
hambatan 12 Ω dihubungkan dengan baterai. Setelah diukur dengan
amperemeter, ternyata kuat arus yang mengalir adalah 1/2 ampere. Berapakah
nilai tegangan pada baterai tersebut?
Diketahui : R = 12 Ω
I = 0,5
A
Ditanya : V = ….?
Jawab : V =
I.R
= 0,5.12
= 6 volt
2.
Sebuah
lampu dihubungkan dengan listrik yang mempunyai tegangan 12 V. Ketika diukur, ternyata
kuat arusnya adalah 0,4 Ampere. Coba tentukan besar hambatan pada lampu
tersebut!
Diketahui; V = 12 V ; I = 0,4 A
Ditanya; R ....?
Jawab; V = I R maka R = V / I
R = 12 V / 0,4 A
R = 40 Ω
Jadi besar
hambatan pada lampu tersebut adalah 40 Ohm.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar